Pencemaran laut di Indonesia dari tahun ke tahun semakin mengkhawatirkan. Pencemaran ini tak hanya terjadi di lautan lepas karena tumpahan minyak dari kapal kapal yang berlayar di sana akan tetapi terjadi juga di bagian laut yang dekat dengan muara sungai. Bahkan menurut beberapa sumber yang ada pencemaran di dekat muara i ini juga cukup parah. Penyebab pencemaran di wilayah wilayah yang berdekatan dengan sungai ini umumnya terjadi karena sampah sampah terutama plastik yang dibuang orang orang di sepanjang sungai maupun di pantai. Pencemaran bisa juga terjadi karena adanya limbah industri yang dibuang ke sungai dan mengalir ke laut sehingga mencemari perairan laut.

Pencemaran yang terjadi pada lautan ini tentunya sangat berbahaya karena bisa merusak lingkungan laut. Dan lingkungan laut yang rusak tentunya akan mempengaruhi kehidupan biota laut yang ada di dalamnya. Sebagai contoh ikan ikan yang berada di lingkungan yang tercemar oleh zat kimia tertentu yang berbahaya bisa saja juga terkontaminasi zat tersebut dan berbahaya jika kemudian dikonsumsi.

Mengingat cukup besarnya bahaya yang bisa ditimbulkan karena pencemaran laut ini maka mau tidak mau mulai dari sekarang kita perlu melakukan upaya pencegahan pencemaran laut. Cara mencegah pencemaran laut sendiri cukup banyak. Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut:

Jangan Membuang Apapun Ke Laut

Seperti telah dibahas di atas salah satu sebab utama pencemaran laut adalah sampah terutama sampah plastik. Bahkan menurut data dari dokumen pemantauan laut di Indonesia yang dikeluarkan oleh kementerian kelautan dan perikanan pada tahun 2017, 41 persen dari sampah yang ada di lautan adalah sampah plastik. Dengan kondisi begitu maka salah satu cara yang bisa kita lakukan untuk mencegah pencemaran tersebut adalah dengan tidak membuang apapun termasuk juga sampah ke sungai, pantai atau di lautan itu sendiri. Buanglah sampah sampah tersebut di tempat sampah yang sudah disediakan.

Hal ini berlaku juga untuk para nelayan ataupun pemancing ikan di laut. Untuk mereka pastikan tidak meninggalkan tali pancing, jala ataupun sisa sisa sampah kegiatan memancing mereka di laut.

Adanya Larangan Membuang Limbah Industri ke Sungai Maupun Laut

Limbah cair yang dihasilkan oleh industri adalah salah satu penyebab pencemaran air laut di Indonesia. Dan pencemaran yang disebabkan oleh hal tersebut bisa dibilang termasuk jenis pencemaran yang cukup berbahaya. Karena terkadang limbah limbah ini mengandung zat kimia berbahaya maupun logam berat seperti timbal misalnya. Zat kimia ini bisa meracuni atau bahkan menimbulkan berbagai jenis penyakit yang parah seperti kanker misalnya.

Untuk mengatasinya tentu saja setiap industri, pabrik ataupun yang sejenisnya perlu memiliki instalasi pengolahan air limbah yang sesuai regulasi yang ada. Dan tentunya untuk memastikan perusahaan, industri atau pabrik tersebut mengelola limbahnya dengan benar dan tidak membuangnya ke sungai atau laut maka pemerintah perlu membuat regulasi terkait hal tersebut dan menegakkannya dengan tegas.

Kurangi Penggunaan Pestisida

Penggunaan pestisida secara langsung ataupun tidak turut berpengaruh pada pencemaran air laut. Sisa sisa pestisida yang digunakan bisa saja masuk ke aliran sungai dan berakhir di laut sehingga mencemari perairan laut.

Untuk mencegahnya tentu saja sebaiknya kita menghindari penggunaan pestisida tersebut. Akan tetapi jika hal tersebut tidak memungkinkan kita bisa mengurangi atau menggunakan pestisida dari bahan bahan yang ramah lingkungan. Tapi tetap saja kita perlu hati hati dalam penggunaannya sehingga tidak mencemari lingkungan sekitarnya.