Mengenal Jenis-Jenis Kompor Tanam, Gas, Listrik & Induksi

By | 21 Juli 2021

Kompor tanam merupakan jenis kompor tanam yang sering diminati karena dari desainnya yang lebih minimalis. Selain itu, kompor tanam juga mempunyai berbagai pilihan warna yang netral dengan harga kompor tanam 2 tungku rinnai terjangkau. Dengan begitu, maka kompor tanam akan mudah menyatu bersama dengan suasana di dapur. Bukan hanya itu saja, beberapa fitur kompor tanam memungkinkan kita untuk memasak lebih cepa. Hal tersebut dikarenakan kompor tanam mampu menghantarkan panas secara konsisten dan lebih merata.

Kalau segi bahan material kompor, kompor tanam termasuk yang mudah juga dibersihkan dan juga tahan lama. Misal ada kompor tanam yang terbuat dengan bahan glass tempered serta stainless steel. Sementara kalau dari model tungku kompor tanam juga tergolong beragam. Pada satu buah kompor tanam, beberapa ada yang memiliki dua tungku dengan ukurannya yang berbeda. Sehingga kalau Anda butuh masak dengan memakai dua perlengkapan sekaligus, akan sangat mungkin untuk kalian lakukan dengan model kompor tanam tersebut.

Beberapa Jenis Kompor Model Tanam

Jika kalian ingin membeli kompor tanam, maka harus tahu beberapa jenis kompor tanam secara umum. Kompor tanam umumnya memiliki jenis gas, induksi dan listrik. Tetapi bisa juga terdapat jenis lain sebagainya. Dengan tahu jenis tersebut, maka kita bisa memilih kompor tanam yang sesuai dengan kebutuhan. Kalian bisa memilih jenis kompor yang dapat menjadi alat masak paling tepat di rumah kalian. Berikut ini akan dibahas lebih jauh jenis kompor model tanam yang perlu diketahui.

Gas

Dari tenaga gas maka cenderung bisa menghasilkan suhu yang tinggi dan akan lebih mudah untuk dikontrol. Sementara untuk kebutuhan masak-memasak dengan efisien dan cepat, maka kompor tanam ini sangat bisa diandalkan. Model kompor tanam tersebut memakai gas LPG sehingga bisa dibilang umum digunakan oleh masyarakat. Bagi Anda yang memakai gas untuk sebagai sumber apinya, pastikan pada saat memasangnya aman dan tidak bocor.

Listrik

Dikarenakan kompor tanam ini mengandalkan listrik, maka kompor listrik tersebut tidak akan mengeluarkan api seperti kompor tanam gas. Jadi jenis kompor ini yang relatif aman dari pada model gas. Pada sisi lain, kita harus siap juga dengan banyaknya tagihan listrik setiap bulannya jika dibandingkan kompor tanam jenis gas. Kelebihan kompor listrik adalah mempunyai tingkat suhu konsisten dibandingkan dengan kompor tanam yang gas. Namun akan membutuhkan waktu lebih lama agar menunggunya panas. Jadi, sesuaikan pemilihan kompor tanam dengan kebutuhan memasak sehari-hari anda.

Induksi

Untuk jenis kompor satu ini sama-sama memakai tenaga listrik, hal yang membedakan yaitu adalah kompor induksi memakai elektromagnet untuk elemen memasaknya. Elektromagnet tersebut ditempatkan pada bagian bawah permukaan yang halus. Bisa juga komponen ini menghasilkan resistansi pada saat listrik lewat. Resistensi ini mampu memanaskan peralatan bermagnet yang ditaruh di permukaan memasak, dan tetap dingin saat proses memasak. Tetapi sayangnya peralatan untuk memasak yang dipakai mesti dengan terdapat kriteria khusus supaya tidak akan terlalu boros listrik. Misal peralatan yang dibuat dengan bahan besi tuang serta peralatan masak berbahan stainless steel dengan bahan baja yang tahan karat.  Bagi anda yang ingin membeli kompor tanam, maka sekarang ini sudah ada berbagai macam varian harga. Sehingga bisa disesuaikan dengan dana anda. Penggunaan kompor tanam juga sangat cocok untuk kompor yang modern. Pemakaian kompor tanam pastinya tidak akan memakan tempat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *