Belakangan ini pembicaraan mengenai televisi digital mulai marak di berbagai lapisan masyarakat. Hal ini tentunya tak terlepas dari rencana pemerintah untuk mematikan penyiaran tv analog dan diganti digital. Proses migrasi dari penyiaran analog ke digital ini akan dilakukan secara bertahap dan rencananya akan selesai pada akhir tahun 2022 ini. 

Kebijakan migrasi ke siaran digital ini tentu bukan tanpa alasan. Ada beberapa alasan yang melandasi pemerintah dalam hal ini KEMENKOMINFO untuk melakukan migrasi dari tv analog ke tv digital menyeluruh ke semua penjuru negeri. Beberapa alasan tersebut diantaranya adalah karena tingkat efisiensi yang dimiliki penyiaran digital lebih tinggi dibandingkan analog. Sebagai gambaran saja dalam penyiaran analog untuk memancarkan siarannya membutuhkan pita frekuensi sebesar 8 MHz sementara siaran digital hanya membutuhkan seperlimanya saja demikian juga dengan infrastrukturnya. Jika untuk analog sebuah infrastruktur hanya bisa digunakan untuk 1 stasiun tv di penyiaran digital bisa digunakan untuk 13 stasiun tv. Dan alasan lain adanya migrasi ke siaran digital ini adalah karena Indonesia sudah tertinggal cukup jauh dari negara lain dalam digitalisasi penyiaran.

Sedangkan untuk masyarakat sendiri mungkin akan bertanya tanya apa untungnya berpindah dari tv analog ke tv digital? Apakah harus membeli dan mengganti tv lama dengan yang baru dan sejumlah pertanyaan lainnya. Untuk menjawab sejumlah pertanyaan tersebut kita bisa cari tahu apa itu tv digital lewat tulisan di bawah ini.

Perbedaan TV Analog dan Digital

Yang pertama perlu diketahui tentu tentang perbedaan antara tv analog dan digital terutama dalam bagaimana kedua jenis tv ini menerima siaran. Untuk tv analog siaran diterima dalam bentuk sinyal radio berupa sinyal audio dan video. Audio ditransmisikan melalui gelombang FM sementara video melalui gelombang AM. Sedangkan untuk siaran tv digital sinyal yang diterima berupa informasi data atau bit. Data ini berisi audio, video maupun lainnya.

Kelebihan tv digital dibandingkan tv analog

Adanya migrasi dari tv analog ke tv digital ini sebenarnya membawa cukup banyak keuntungan bagi masyarakat dalam menerima siaran. Hal ini karena tv digital mempunyai sejumlah kelebihan jika dibandingkan dengan tv analog. Beberapa kelebihan tersebut diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Kualitas gambar dan suara yang lebih baik dibandingkan tv analog. Siaran digital diklaim akan mampu menghasilkan gambar dengan resolusi tinggi meskipun sinyal lemah. Hal ini berbeda dengan siaran tv analog yang biasanya saat sinyal lemah gambar akan berbayang atau ada bintik bintik.

  2. Sinyal mampu menjangkau wilayah yang lebih luas dibandingkan analog.

  3. Bisa menerima siaran dari lebih banyak stasiun tv

  4. Kualitas siaran yang lebih stabil serta lebih minim dari  gangguan interferensi suara, gambar rusak dan lain sebagainya.

Bagaimana Cara Migrasi Ke Tv Digital

Dengan berbagai kelebihan yang dimiliki tv digital serta akan dimatikannya siaran analog secara total nantinya maka mau tidak mau kita perlu pindah ke siaran tv digital. Untuk melakukan perpindahan ke tv digital ini kita bisa melakukannya dengan dua cara. 

Cara pertama adalah dengan mengganti tv kita dengan tv digital. Seperti yang kita ketahui saat ini sudah cukup banyak tv digital yang bisa kita dapatkan baik secara online maupun offline dengan harga yang sangat beragam. Dengan mengganti tv kita ke tv digital maka kita tak perlu repot repot memasang perangkat tambahan.

Sedangkan jika kita merasa belum mampu untuk mengganti tv kita dengan tv digital yang baru, kita masih bisa memanfaatkan tv analog lama kita. Yang perlu kita lakukan disini adalah kita perlu membeli STb (set top box) yang berfungsi untuk menerima sinyal siaran digital.