Ban tubless yang dirancang anti bocor ternyata tetap tidak aman dari resiko permukaan ban berlubang sehingga harus ditambal. Penambalan ban jenis ini biasanya memakai alat khusus, sehingga ada istilah alat tambal ban tubless. 

Dimana alat ini memang hanya digunakan untuk menambal ban jenis tubless dan berbeda dengan alat tambal ban with tube. Ada 4 jenis alat tambal ban tubless, lebih jelasnya simak ulasannya dari portal berita otomotif otoklix.com berikut ini

Tentang Ban Tubless 

Sebelum mengetahui apa saja alat-alat khusus untuk menambal permukaan ban tubless yang bocor, maka perlu mengenal dulu apa itu ban tubless? Ban tubless sesuai namanya memang didesain tidak memiliki tube atau ban dalam. Desain ini membuat material pembuatan ban adalah material khusus yang didesain anti bocor. 

Sehingga menggunakan ban jenis ini membantu pemilik kendaraan terhindar dari resiko ban bocor. Meskipun begitu, ban tubless tidak didesain anti paku dan benda tajam jenis lain yang bisa merobek permukaan ban. Sehingga saat kendaraan melewati paku misalnya dan menancap, maka akan memunculkan robekan. 

Robekan ini sebaiknya segera ditambal untuk mencegah lubang semakin membesar dan merusak ban tubless tersebut. Inilah yang membuat jasa tambal ban juga melayani penambalan ban tubless. Hanya saja perlakuan dan alatnya berbeda dengan ban yang memiliki tube atau ban dalam. 

Alat Tambal Ban Tubless 

Meskipun ban tubless juga bisa robek dan bocor, hanya saja tidak seketika bocor ketika terkena benda tajam seperti ban biasa. Sehingga meskipun terkena benda tajam kondisi ban masih berfungsi dengan baik. Meskipun begitu pastikan untuk segera ditambal jika ditemukan ada paku dan benda tajam lain yang menancap. 

Bicara mengenai proses tambal ban jenis tubless, maka ada beberapa alat tambal ban tubless yang sifatnya khas dan wajib dikenal. Berikut beberapa diantaranya: 

1. String Tubless 

Jenis alat tambal ban tubless yang pertama adalah string tubless yang juga umum disebut sebagai ambal cacing. Disebut demikian karena secara penampakan, alat tambal jenis ini memiliki bentuk seperti cacing tanah. Alat jenis ini yang paling umum dijumpai di jasa tambal ban, baik di bengkel maupun jasa tepi jalan. 

Cara pakainya sederhana, dimulai dengan menemukan lubang di permukaan ban tubless. Kemudian lubang yang sudah ditemukan dibuka lebih lebar memakai baut khusus. Baru kemudian string tubless dimasukan ke dalamnya untuk menutup lubang tersebut. Umur string tubless sendiri antara 4-6 bulan. 

2. Peluru 

Jenis kedua dari alat tambal ban tubless adalah peluru, sesuai namanya bentuk fisiknya memang bulat seperti peluru dengan salah satu ujung lebih runcing. Cara memasang alat tambal ini sama persis seperti string tubless. Sehingga prinsipnya adalah menutup lubang yang robek sehingga mencegah robekan meluas. 

3. Tire Patch 

Berikutnya adalah tire patch yang bentuknya berupa lembaran tipis dari karet khusus yang anti bocor. Alat tambal ban tubless satu ini diketahui punya kualitas lebih baik dibanding dua alat sebelumnya dan jauh lebih aman. Sebab penambalan dilakukan di bagian dalam ban bukan dari luar ban sehingga kuat dan awet. 

Cara memakai alat tambal ban ini adalah dengan memisahkan ban tubless dari velg, kemudian dicuci sampai bersih untuk menemukan lubang penyebab kebocoran. Selanjutnya, tire patch akan ditempelkan ke lokasi lubang baru kemudian di pres dengan alat khusus. Prosesnya sekitar 30 menit dan ban bisa kembali dipasang. 

4. Payung 

Jenis alat tambal ban berikutnya untuk ban tubless adalah payung. Alat ini tidak menyerupai payung melainkan memang namanya demikian. Secara fisik bentuknya lembaran seperti tire patch hanya saja dari material berbeda dan cara penggunaannya juga berbeda. 

Pada alat payung ini dipasang dengan melepas ban tubless dari velg dan dibersihkan. Kemudian lubang penyebab kebocoran ditempel atau ditutup dengan payung, baru kemudian di pres dengan alat khusus bersuhu 150 derajat Celcius agar menempel kuat. 

Cara Merawat Ban Tubless agar Awet 

Meskipun kebocoran atau robekan pada ban tubless bisa diatasi dengan berbagai alat tambal ban tubless yang sudah dijelaskan. Penting untuk dipahami para pemilik kendaraan adalah wajib merawat ban ini dengan baik agar tidak terlalu sering bocor. Sebab semakin sering bocor semakin pendek umurnya. Berikut beberapa cara perawatannya: 

1. Isi tekanan ban dengan nitrogen

Nitrogen memiliki daya tahan yang lebih lama dan bisa mengurangi panas. Sehingga bisa membantu melindungi ban tubless agar awet. 

2. Memperhatikan kondisi ban

Pastikan untuk rutin mengecek kondisi ban tubless untuk mengetahui ada tidaknya kebocoran. Jika rutin diperiksa maka akan segera diketahui jika ada robekan atau benda tajam yang menempel, sehingga bisa segera ditangani. 

3. Ganti ban secara berkala

Ban jenis apapun termasuk jenis tubless memiliki masa kadaluarsa dan jika sudah dekat silahkan segera ganti ban mobil Anda untuk menunjang performa kendaraan. 

Dengan beberapa tips tersebut, maka umur ban tubless yang dimiliki bisa lebih lama. Sehingga bisa menghemat biaya operasional dan perawatan kendaraan karena sudah merawat ban dengan baik dan benar.