Nabila maharati

Aksi Pemula Panjat Tebing Dukung Bersama Asian Games 2018

Ini saya waktu pertama kali mencoba panjat tebing indoor di transtudio Bandung. Sebelum nya saya belum pernah mencoba olahraga ini dan karena rasa ingin tau yang besar,, akhirnya saya memberanikan diri untuk memanjat naik. Karena saya sangat optimis mencapai atas dan menekan tombol merah tanda sudah dipuncak, setelah dipasang safety tools oleh instruktur saya langsung memulai memanjat naik. Beberapa langkah pertama cukup mudah bagi saya karena jarak antar tumpuan yang satu dan lain nya sangat dekat. Dan setelah ½ jalan terlewati rintangan mulai berdatangan. Jarak tumpuan kaki yang satu dan lain nya mulai jarang dan jauh. Medan tebing juga mulai terjal dan menukik. Saya sudah mulai bingung dan takut. Tangan saya mulai gemetar ketika melihat kebawah. Instruktur berkata untuk memposisikan badan secara benar dengan tegak vertikal, bukan posisi bokong condong kebelakang. Posisi benar tersebut akan membuat beban tubuh tidak terlalu berat dibanding posisi sebaliknya. Tapi kenyataan nya sulit bagi saya memposisikan tubuh seperti itu dengan medan yang ada. Tinggal 1 meter lagi menuju puncak dan menekan tombol merah, sayangnya kaki saya terpeleset dan saya pun jatuh kebawah. Untungnya saya memakai alat pengaman yang tersambung katrol di atas, sehingga saya jatuh terayun kebawah. Walaupun tak mencapai puncak tapi tak apa, setidaknya saya sudah mencoba. Sungguh pengalaman yang sangat seru, saya akan coba lagi next time.

  • 64
  • 54